0

Take Me to the Moon

Posted by Unknown on 21.15 in ,

Take Me to the Moon


Find me a boy
who will travel the world with me
and at the end
he will say I was the best thing he saw.
He will be kind
and give me everything I want
even though
I ask for absolutely nothing.
Beneath the stars,
he will recite Shakespeare
and sing
while looking into my eyes.
When sad,
he will be there to dry my tears
without me
having even to call upon him.
He will spend hours
playing with me in the snow
and only after;
will he say that he is freezing?
Will he go fishing?
And as the sun sets we will swim.
And on the sand,
he will ask me where I want to go.
He will hold my hand
and I will tell him as the sun goes down,
“Take me to the moon”
and, smiling, he will say yes.
He will tell me
that we will look at earth from above
and never
will we be separated from each other.
Find me this boy,
for I have searched everywhere
to no prevail.



0

The Way the Wind Blows

Posted by Unknown on 21.12 in ,
The Way the Wind Blows


Looking out
towards the sea,
as the waves crash
around me.
They reach up
to where I stand,
safe for now.
On dry land,
but I teeter
on my toes,
as behind me
the wind blows.
No point resisting:
I have for too long.
So I give in
to the wind’s sweet song.
skinny and frail,
 I think of the past,
wishing for
the fall to last.
Never loved,
and too smart
with no hope
of a fresh start.
Down I fall
to greet the sea
my crown falling
just past me
and my dress billows
out, with my locks.
I see not the sea
but sharp rocks.



0

Novel Kece

Posted by Unknown on 10.41 in
Kali ini saya pengen bagi-bagi cerita dikit tentang novel kece yang pernah saya baca. Sebenerya sih hampir setiap novel yang saya baca itu kece gila, tapi...yang mau saya ceritain ini yang kecenya pake telor *eh. Uhm.. urutan novel di tulisan ini gak berpengaruh loh ya, saya cuma ngetik apa yang paling cepet melintas di otak saya, hehehe

1. Refrain
Pasti banyak di antara kalian yang udah baca salah satu novel kece karya Winna Efendi ini. Sebenernya novel ini alurnya ringan dan mudah ditebak. Tapi, yang membuat saya terkesan dengan novel ini adalah cara penyajian eksplorasi sudut pandang dari tiga tokoh utama dalam novel ini, yaitu Niki, Nata, dan Annalise. Yap, novel ini menyajikan tiga sudut pandang tokohnya. Dan inilah yang menjadi ciri khas mbak Winna dalam setiap novelnya.



Refrain, Saat Cinta Selalu Pulang



2. Eiffel, Tolong! & From Paris to Eternity
Novel ini sebenarnya adalah sebuah trilogi, namun sampai saat ini buku ketiganya belum juga terbit lantaran mbak Clio Freya, penulisnya, kini tengah berlibur ke Peru. Mungkin si mbak lagi nyari inspirasi kali ya? Hahaha. Yang menarik dari novel yang masuk dalam kategori teenlit ini adalah mereka beda! Ya, novel ini memang tak seperti teenlit lainnya yang rata-rata (maaf) menyajikan kisah cinta remaja yang menye-menye dengan alur inti cerita yang hampir sama. Dalam novel ini kita disajikan suatu pandangan baru tentang betapa mengerikan, mengagumkan, sekaligus mendebarkannya jika kita tiba-tiba direkrut jadi seorang agen. Saya bener-bener iri deh sama tokoh Fay disini, hahaha. Dengan setting kota Paris yang dideskripsikan begitu mendetail, kendala bahasa yang di beberapa tempat cukup merepotkan (baca: yang nulis artikel lemot) bisa teratasi. Kejutan-kejutan pun selalu muncul dalam dua novel tersebut. Pokoknya bintang 4 lah kece-nya! Dan moga-moga novel pamungkasnya segera keluar deh. Udah gak sabar, kekeke






Eiffel, Tolong! dan From Paris to Eternity
 

3. Eclair: Pagi Terakhir di Rusia, Kastil Es dan Air Mancur yang Berdansa, & Beautiful Mistakes
Ketiga karya kece ini punya mbak Prisca Primasari (yang BM merupakan karya duet). Penulis yang satu ini ciri khasnya adalah selalu menyisipkan unsur seni klasik baik rupa, musik, maupun drama yang terasa begitu kental sekali. Juga setting tempat yang dipakai, entah kenapa sering melibatkan dingin namun elegannya Rusia dan hangat juga manisnya Perancis. Diksi yang dipakai pun cukup membuat saya beberapa kali perlu mengulang bagian tertentu. Indah, itu pasti. Dan agak rumit. Untuk jalan ceritanya sendiri saya rasa yang paling menonjol kekompleksannya adalah Eclipse. Sementara dua yang lainnya cenderung ‘manis’ dan fluffy-fluffy gitu deh. Oh ya, ada satu lagi novel barunya mbak Prisca, judulnya Paris. Tapi saya belum baca sih, jadi saya belum bisa masukin itu ke sini. J

 Eclair: Pagi Terakhir di Rusia

Kastil Es dan Air Mancur yang Berdansa
Beautiful Mistakes


4. Tetralogi Empat Musim
Empat kisah yang berbeda namun masih memiliki benang merah yang membuatnya terikat erat. Menyajikan empat kota yang memang sudah tak diragukan lagi indahnya, Seoul, Paris, London, dan Tokyo, Ilana Tan mencoba meramu empat kisah cinta yang tak sama. Meskipun tak semua cerita memliki akhir yang bahagia (baca: Autumn in Paris) namun kesemuanya memiliki daya pikat yang begitu WOW. Saya pribadi sih, paling suka dengan novel ketiga, Winter in Tokyo. Entah kenapa, rasanya unsur manis dan hurt/comfort nyantol banget, hehe. Ciri khas novel tetralogi ini adalah adalnya prolog dan epilog di setiap novelnya yang kadang merupakan potongan bagian dari kisah yang ada di dalamnya. Keren deh. Selain itu keunggulan novel ini adalah kita tak perlu membaca urut untuk mengerti jalan cerita di tiap novel, karena seperti yang saya bilang di awal, novel ini berbeda-beda, namun tetap memiliki benang merahnya sendiri. Selain tetralogi ini ada satu lagi (dua sebenarnya, tapi yang 1 semacam biografi) karya Ilana Tan. Judulnya Sunshine Becomes You. Novel ini juga kece kok. Recommended lah ya..

Tetralogi Empat Musim

Cover SBY kece ya? :p

Oh ya, tetralogi empat musim ada versi e-booknya loh.. Bagi yang suka gretongan nih, saya kasih linknya :p

 Mungkin itu dulu yang bisa saya posting, lain kali kalo saya ada waktu bakal saya tulis lagi tentang novel-novel kece lainnya.
Have a nice weekend.. :)

Love,
A


































































Copyright © 2009 my sky All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.